
Assalaamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakaatuh
.
Kembali lagi nih gan sama gua, sekian lama nggak ngevlog lagi di YT dan nulis lagi di blospot karena ada suatu dan lain hal😂 (sok sibuk). Pada blog kali ini, gua bakal ngebahas pengalaman gua memakai motor 250 cc bersilinder tunggal yang terkenal akan limpahan torsi mesinnya dari merek Kawasaki, yaitu Ninja 250 RR Mono😁. Blog ini ditulis karena awalnya gua sebenernya udah bikin vlognya, namun ternyata filenya eror, terus bikin lagi, eh audionya eror, okedeh kayaknya emang gak ditakdirin untuk ngevlog sama si Mono waktu itu, wkwkwk... Gak jauh kayak vlog gua tentang motor CB150R gua, kali ini gua bakal ngebahas poin positif, poin negatif, serta kesimpulan dari pengalaman gua pacaran dengan motor ini (ciiaailehhh). Okelah langsung aja kita masuk ke pembahasannya!
.
POIN POSITIF
1. Mesinnya 250 cc 1 silinder, Injeksi, yang kaya torsi.
"wah 250 cc" siapa sih yang nggak muncul rasa senang saat orang lain ngomong gitu? wkwkwk. Ya, jelas ini mesin yang menurut gua pas sih buat motor, 1 silinder dengan kubikasi 250 cc, mau 'irit' hayukk, mau kenceng hayukk. Ngeraih kecepatan 60 km/jam bahkan 70 km/jam serasa gak ada usaha yang berarti dari mesin ini, ngisi dan enteng sob! Nyemburin torsi sekitar 24 Newton.Meter dan tenaga 26 Horse Power merupakan salah satu kunci sukses mengapa motor ini enteng buat akselerasi!
2. Konsumsi BBM nya irit.
Maksud gua irit disini ialah irit untuk sekelas motor 250 cc. Pengalaman pribadi menghitung secara kasar, motor ini sanggup jalan sekitar 28-32 kilometer per 1 liter bensin, tentu aja itu tergantung situasi dan kondisi. Kalo digeber mah semua motor pasti malah jadi boros. Angka segitu bisa menyaingi motor sport yang 150 cc loh!
3. Kombinasi Shock-breaker dan rem yang pas
Mungkin ini ciri khas Kawasaki atau bagaimana gua gak tau. Kalo lu coba motor-motor Kawasaki, poin positifnya akan terasa saat lu ngerem sob. Feelnya dapet banget! Pede dan gak takut ndlosorr jadinya. Shock-breaker depannya pas banget settingannya, kalo diperhatiin sih kayaknya dari 'jarak main' suspensinya yang panjang. Beda saat gua coba di motor CB150R gua yang rada aneh Shock-breaker depannya, apalagi kalau nyoba motor matic, makin jauh lagi sob rasanya😂.
4. Handling yang stabil
Tentunya handling yang stabil ini didukung oleh karakter sasisnya dan tapak bannya yang depan dengan lebar 100mm dan belakang 130mm yang kedua ban tersebut dipasang pada velg berdiamater 17 inci. Kalo kalian anak Ipa dan masih inget tentang materi 'Momen Inersia' pasti faham hubungannya sama penjelasan gua diatas, hehe. Intinya aspek diatas itu yang menjadikan handling si Mono ini menjadi stabil!
5. Instrumen Full Digital
Kalo matalu ngelirik kearah Speedometer, dkk. dari RR Mono ini lu gak bakalan nemuin jarum lagi sob! Semuanya full digital! RR Mono ini mengedepankan estetika kearah futuristis, lengkap dengan takometer RPM, jam, indikator posisi Netral, indikator aki, MIL, odometer, trip A, dan trip B. Sayangnya gak ada indikator posisi gir. eitss, tapi gak kayak sodaranya yang 250 cc dengan 2 silinder yang masih ada jarumnya untuk penunjuk putaran mesinnya (Takometer) nih. Si Mono lebih keren!
6. Body lebih ramping dari motorsport fairing 150 cc*
Poin ini sekaligus menjadi poin lucu juga di RR Mono ini. Banyak orang yang kira ini motor 150 cc, bahkan pengalaman pribadi gua sendiri ada bapak-bapak yang kebingungan nanya-nanya ke gua, karena ini motor 250 cc tapi body-nya kecil, hahaha! Kalau disandingi sama Gsx-R 150 masih 11-12. Kalau disandingin sama *R15 V3, wuah, jauh beda dimensi body-nya! Jadi ini motor enak banget buat selap-selip di kemacetan, berasa bawa Vario, hahaha!
.
POIN NEGATIF
1. Posisi Berkendara Bikin Pegal
RR Mono dibekali setang yang berjenis Underyoke dan sudutnya yang agak melipat membuat tangan kita cepet pegel bahkan kesemutan sob. Kurang pas untuk jalan jauh dan otomatis membuat kalian juga lebih cepat lelah.
2. Tuas Kopling Berat
Motor ini juga tuas koplingnya berat, jauh beda sama motor kopling Honda atau bahkan sama saudaranya sendiri yaitu Ninja 250 yang 2 silinder. Motor ini juga belum dilengkapi fitur Assist & Slipper Clutch di koplingnya sob, ban belakang rawan selip ketika downshifting secara cepat. Poin ini juga yang membuat motor ini kurang pas buat diajak jalan jauh karena tangan kiri kalian bakal 'olahraga ekstra'.
3. Elektronik Suka Bermasalah
Namanya motor injeksi pasti akan bersahabat karib dengan sensor-sensor serta kabel-kabel penunjang agar mesin bisa bekerja optimal. Di motor ini ada sensor panas mesin yang kadang suka eror dimana sensor tersebut 'membaca' bahwa suhu mesin sudah overheat lalu tiba-tiba motor mati sendiri saat jalan. Hal itu bikin perjalanan jadi gak nyaman. Juga dibagian sekringnya, gua pribadi sudah mengalami 2 kali masalah sekring kelistrikannya dimana membuat motor jadi gak mau nyala berakibat motor harus diderek ke bengkel😒.
4. Jok Penumpang Sama Sekali Tidak Enak
Jujur aja, kalau bawa motor ini gua suka kasian sama yang mau numpang, bahkan selalu gua kasih aware dulu sebelum pada duduk di motor ini, "Jok nya keras" itulah kalimat yang selalu gua ucapin. Dimensi jok yang kecil serta busanya yang tipis menurut gua ini gak manusiawi untuk kalian yang mempunyai dimensi badan yang agak lebar karena gua merasakannya sendiri bahwa ini gak manusiawi rasanya. Serta sensasi getar yang merupakan ciri khas mesin 1 silinder berkapasitas besar sangat terasa dikaki sampe badan apabila kita jadi penumpang.
5. Harga Jual Kembali-nya Jatuh
Saat motor ini akan dijual kembali, harganya sangat jatuh sob. Bisa berkurang 50% dari harga belinya dulu.
.
KESIMPULAN
Sah-sah saja untuk kalian yang mau meminang motor ini dengan syarat apabila kalian kalau ingin bermobilisasi menggunakan motor ini agar tetap nyaman jangan terlalu jauh jaraknya, kalaupun terpaksa jalan jarak jauh pastikan jalanan tersebut bebas macet agar kalian jarang ngerem dan menekan tuas kopling yang dimana hal itu bakal membuat kalian cepat lelah. Kenapa? Motor ini sebenarnya mesinnya cocok diajak jalan jarak jauh atau touring ke daerah pegunungan tapi posisi berkendaranya saja yang kurang mendukung. Lalu bagi kalian yang punya doi juga sebaiknya pikir 2 kali untuk meminang motor ini soalnya kasian doinya bakal kesakitan kalau duduk lama-lama di motor ini, hahaha. Dan kalian yang ingin performa lebih dibanding motor 150 cc sekelas Cb150r, Vixion, R15, bisa mempertimbangkan motor ini untuk dibeli dalam keadaan bekasnya karena harganya bersaing bahkan ada yang lebih murah dibanding motor 150 cc tersebut.
.
Wassalaamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakaatuh..
1. Posisi Berkendara Bikin Pegal
RR Mono dibekali setang yang berjenis Underyoke dan sudutnya yang agak melipat membuat tangan kita cepet pegel bahkan kesemutan sob. Kurang pas untuk jalan jauh dan otomatis membuat kalian juga lebih cepat lelah.
2. Tuas Kopling Berat
Motor ini juga tuas koplingnya berat, jauh beda sama motor kopling Honda atau bahkan sama saudaranya sendiri yaitu Ninja 250 yang 2 silinder. Motor ini juga belum dilengkapi fitur Assist & Slipper Clutch di koplingnya sob, ban belakang rawan selip ketika downshifting secara cepat. Poin ini juga yang membuat motor ini kurang pas buat diajak jalan jauh karena tangan kiri kalian bakal 'olahraga ekstra'.
3. Elektronik Suka Bermasalah
Namanya motor injeksi pasti akan bersahabat karib dengan sensor-sensor serta kabel-kabel penunjang agar mesin bisa bekerja optimal. Di motor ini ada sensor panas mesin yang kadang suka eror dimana sensor tersebut 'membaca' bahwa suhu mesin sudah overheat lalu tiba-tiba motor mati sendiri saat jalan. Hal itu bikin perjalanan jadi gak nyaman. Juga dibagian sekringnya, gua pribadi sudah mengalami 2 kali masalah sekring kelistrikannya dimana membuat motor jadi gak mau nyala berakibat motor harus diderek ke bengkel😒.
4. Jok Penumpang Sama Sekali Tidak Enak
Jujur aja, kalau bawa motor ini gua suka kasian sama yang mau numpang, bahkan selalu gua kasih aware dulu sebelum pada duduk di motor ini, "Jok nya keras" itulah kalimat yang selalu gua ucapin. Dimensi jok yang kecil serta busanya yang tipis menurut gua ini gak manusiawi untuk kalian yang mempunyai dimensi badan yang agak lebar karena gua merasakannya sendiri bahwa ini gak manusiawi rasanya. Serta sensasi getar yang merupakan ciri khas mesin 1 silinder berkapasitas besar sangat terasa dikaki sampe badan apabila kita jadi penumpang.
5. Harga Jual Kembali-nya Jatuh
Saat motor ini akan dijual kembali, harganya sangat jatuh sob. Bisa berkurang 50% dari harga belinya dulu.
.
KESIMPULAN
Sah-sah saja untuk kalian yang mau meminang motor ini dengan syarat apabila kalian kalau ingin bermobilisasi menggunakan motor ini agar tetap nyaman jangan terlalu jauh jaraknya, kalaupun terpaksa jalan jarak jauh pastikan jalanan tersebut bebas macet agar kalian jarang ngerem dan menekan tuas kopling yang dimana hal itu bakal membuat kalian cepat lelah. Kenapa? Motor ini sebenarnya mesinnya cocok diajak jalan jarak jauh atau touring ke daerah pegunungan tapi posisi berkendaranya saja yang kurang mendukung. Lalu bagi kalian yang punya doi juga sebaiknya pikir 2 kali untuk meminang motor ini soalnya kasian doinya bakal kesakitan kalau duduk lama-lama di motor ini, hahaha. Dan kalian yang ingin performa lebih dibanding motor 150 cc sekelas Cb150r, Vixion, R15, bisa mempertimbangkan motor ini untuk dibeli dalam keadaan bekasnya karena harganya bersaing bahkan ada yang lebih murah dibanding motor 150 cc tersebut.
.
Wassalaamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakaatuh..
Komentar
Posting Komentar